Tahun 2021, Kabupaten Klaten Surplus Beras 157 Ribu Ton

Tahun 2021, Kabupaten Klaten Surplus Beras 157 Ribu Ton

  • Posted by: admin

MODERN: Petani menanam padi rojolele srinuk dengan mesin di Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Sabtu (22/1). (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

KLATEN – Kabupaten Klaten mengalami surplus produksi beras sekitar 157.000 ton, tahun lalu. Meningkat dibandingkan 2020 yanghanya sekitar 141.000 ton. Kenaikan ini karena rendahnya serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

“Serangan OPT kan siklus, jadi sudah kami antisipasi melalui mitigasi. Jangan sampai mencuat lagi di Klaten,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten Widiyanti, Sabtu (22/1).

Widiyanti menambahkan, selain OPT rendah, surplus beras juga dipengaruhi pemilihan varietas. Salah satunya pemilihan varietas unggul rojolele srinuk.

“Provitasnya (produktivitas tanaman) 9,25-9,7 ton per hektare. Kemudian dilakukan perbaikan struktur dan tekstur tanah dengan pupuk organik,” terangnya.

Data DKPP Klaten, total luas tanam padi pada 2021 mencapai 73.842 hektare. Sedangkan luas panen mencapai 73.754 hektare. Mampu memproduksi 480.023 ton gabah kering giling (GKG) atau setara 285.205 ton beras.

“Konsumsi beras di Klaten sekitar 127.314 ton. Sehingga surplus 157.000 ton. Ini menjadikan Klaten sebagai penyangga pangan bagi Jawa Tengah maupun nasional,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani menyebut sawah di Klaten mencapai 31.943 hektare. Tersebar di 26 kecamatan dengan jumlah total kelompok tani mencapai 1.058 unit.

“Rojolele srinuk keunggulannya adalah masa tanam lebih pendek. Hanya sekitar 120 hari. Sedangkan ketinggian tanaman 113 cm dan tidak mudah rebah,” ucapnya.

Mendukung pengembangan rojolele srinuk, pemkab menetapkan beberapa kebijakan. Dimulai dari pemberian bantuan benih dan sarana produksi untuk kelompok tani. Termasuk mengeluarkan instruksi Bupati Klaten Nomor 1 Tahun 2021 terkait gerakan memasyarakatkan beras rojolele srinuk dan srinar bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai BUMD di lingkungan pemkab. Wajib membeli beras rojolele srinuk, minimal 10 kg per bulan. (ren/fer/dam)

Sumber : https://radarsolo.jawapos.com/daerah/klaten/23/01/2022/tahun-2021-kabupaten-klaten-surplus-beras-157-ribu-ton/

Author: admin

Leave a Reply