Soal Penyaluran Beras Untuk Honorer & ASN, Pemprov Beri 3 Opsi, Subsidi Rp 1.400/Kg

  • Posted by: admin

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan HUT ke-47 Korpri Tahun 2018 di halaman Kantor Gubernur Provinsi Sumsel, Kamis (29/11/2018).

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Para Aparatur Sipil Negara (ASN) diberikan tiga opsi terkait tindak lanjut arahan Gubenur Sumatera Selatan tentang pengadaan dan penyaluran beras di lingkungan ASN Pemerintahan Provinsi Sumsel.

Tiga opsi tersebut, pertama, Pemprov baru siap subsidi Rp.1400/kg untuk beras premium dari harga Rp. 11.000/kg.

Kedua, Pemprov mensubsidi semua beras premium, ketiga, subsidi Rp.1400/kg tidak melalui Bulog namun diberikan langsung kepada ASN yang bersangkutan.

“Opsi-opsi ini akan kita rumuskan dulu baru nanti akan kita teruskan ke Gubernur,” ujar Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya usai rapat pembahasan pengadaan dan penyaluran beras bagi ASN di lingkungan Pemprov Sumsel di auditorium graha bina praja Kamis (6/12/2018).

Nantinya, masing-masing ASN akan mendapatkan 10 kg beras per orang. Untuk ASN dengan tanggungan suami atau istri dan dua orang anak maka akan menerima 40 kg beras.

“Koperasi setiap OPD akan melakukan pendataan bagi ASN yang bersedia menerima pengadaan dan penyaluran beras, dan barulah Koperasi setiap OPD akan melakukan MoU dengan Bulog sesuai dengan kebutuhan beras dari masing-masing ASN yang ada di OPD,” jelasnya.

Selanjutnya, Bulog siap menyediakan beras sejumlah yang dibutuhkan baik beras jenis premium maupun medium dan memberikan jaminan kualitas semi harga yang bersaing serta beras yang dibutuhkan akan dikirim ke setiap OPD melalui Koperasi yang ada pada OPD masing-masing.

“Sesuai kesepakatan pada harga Rp.11.000/kg dalam bentuk kemasan 5 kg beras premium,” ujarnya

Untuk diketahui, pengadaan dan penyaluran beras ini untuk kali pertama akan dilakukan dengan tidak menggunakan dana APBD melainkan ditawarkan kepada ASN dengan menggunakan uang pribadi ASN berupa pemotongan gaji langsung.

Bank Sumsel Babel (BSB) pun bersedia melakukan pemotongan gaji ASN sebesar pembelian beras dan membayarkan hasil pemotongan gaji tersebut kepada Bulog.

Pemotongan gaji dilakukan atas dasar dan dari setiap Koperasi OPD untuk nama-nama ASN yang bersedia menerima pengadaan dan penyaluran beras dimaksud.

Terpisah, Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Sumsel dan Babel, Yusuf Salahuddin menyambut baik kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel.

Sebab, dengan begitu serapan beras petani yang ada di Bulog bisa lebih maksimal.

“Otomatis beras petani tidak lama menumpuk di gudang. Kami tidak bisa menjual beras petani sembarangan harus sesuai penunjukkan. Untuk saat ini pasokan untuk beras di Sumsel ada 35 Ribu ton yang belum tersalur,” tutupnya.

Sumber: http://palembang.tribunnews.com/2018/12/06/soal-penyaluran-beras-untuk-honorer-asn-pemprov-beri-3-opsi-subsidi-rp-1400kg

Author: admin

Leave a Reply