Polres Loteng Pantau Kasus Hilangnya Stok Beras Bulog

  • Posted by: admin

Ilustrasi Bulog

Praya (Suara NTB) – Kasus dugaan hilangnya sekitar 13 ton stok beras yang ada di gudang Bulog Desa Sengkol Pujut Lombok Tengah (Loteng), kini dipantau aparat kepolisian. Polres Loteng diyakini segera menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus tersebut.

Demikian diungkapkan Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa, SIK.M.H., saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, 6 Desember 2018.

Diakuinya, pihaknya belum mendapat laporan resmi soal kasus ini. Namun bukan berarti kasus tersebut tidak dimonitor. Jika memang diperlukan, akan diterjunkan tim untuk melakukan penyelidikan.

“Mungkin saja laporannya sudah masuk ke Polsek Pujut. Kalau ke saya belum. Tapi tetap akan kita pantau,” terangnya.

Karena beras itukan aset negara. Jadi kalau sampai hilang, maka perlu dicurigai, apakah hilang karena memang dicuri atau kemungkinan ada indikasi digelapkan. Jangan sampai negara dirugikan dalam hal ini. Itu artinya masyarakat dirugikan. Karena untuk pengadaan beras oleh Bulog itukan menggunakan uang rakyat.

Sebelumnya, Kepala Divre Bulog NTB, Ramlan UE., membenarkan kabar hilangnya stok beras di gudang Bulog Sengkol. Namun itu masih dugaan awal. Karena dari hasil perhitungan stok oleh pihaknya sebelumnya, laporan stok yang masuk dari pihak gudang berbeda sekitar 13 ton dari hasil perhitungan stok di gudang.

Atas temuan ini kepala gudang sebelumnya, saat ini sudah dibebastugaskan untuk sementara waktu sembari menunggu proses penyelidikan. Jika memang terbukti benar ada kekurangan, maka kepala gudang sebelumnya bakal ditindak tegas. Bukan hanya tindakan dari perusahaan saja. Tetapi bisa juga dibawa ke proses hukum. (kir)

Sumber: https://www.suarantb.com/headline/2018/12/264198/Polres.Loteng.Pantau.Kasus.Hilangnya.Stok.Beras.Bulog/

Author: admin

Leave a Reply