Perum Bulog Sub Divre II Surabaya Selatan 52 Ribu Ton Beras Impor Tersimpan di Gudang

Perum Bulog Sub Divre II Surabaya Selatan 52 Ribu Ton Beras Impor Tersimpan di Gudang

  • Posted by: admin

foto/ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Perum Bulog Sub Divre II Surabaya Selatan memastikan stok beras di gudang aman hingga tiga bulan ke depan. Sehingga pihaknya memastikan stok beras di gudang saat perayaan Natal dan tahun baru (nataru) masih aman.

Kepala Perum Bulog Sub Divre II Surabaya Selatan, Eko Hendrawanto mengatakan, saat ini stok beras masih ada 70 ribu ton. “Meliputi 52 ribu ton beras impor dan 18 ton beras serapan petani. Stok ini sangat mencukupi sampai 2020,” ungkapnya, Selasa (10/12/2019).

Terkait penanganan stok beras impor, pihaknya memastikan 52 ton beras impor yang disimpan di dalam gudang berkapasitas 80 ton itu dalam kondisi kualitas bagus. Perawatan dilakukan setiap satu bulan hingga tiga bulan untuk menjaga kwalitas beras impor tersebut.

“Ketahanan beras impor berbeda dengan beras lokal sehingga diperlukan penanganan khusus agar beras itu tidak rusak. Selama dalam masa simpan pasti akan mengalami perubahan mutu namun stok beras dipastikan aman karena serapan bulan Mei-Juli 2019,” jelasnya.

Terkait harga beras di pasaran relatif masih stabil yakni sesuai Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH). Beras medium dikisaran Rp9.450 ribu per kilogram, harga beras kwalitas premium jenis Bramu Pacet Rp11.500 pernah kilogram dan beras premium jenis ER 64 Rp11 ribu per kilogram.

“Untuk target serapan beras petani pada 2019 sebanyak 32 ribu ton dan kita berhasil menyerap sebanyak 20,8 ribu ton. Serapan beras medium dan premium mencapai 5 sampai 10 ton setiap bulannya,” tegasnya. [tin/suf]

Sumber : https://beritajatim.com/ekbis/52-ribu-ton-beras-impor-tersimpan-di-gudang/

Author: admin

Leave a Reply