Persediaan Tak Cukup, Kabupaten Bungo Kekurangan Beras

  • Posted by: admin

Ilustrasi Beras

Laporan Wartawan Tribun Jambi Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO – Produksi beras Bungo hanya mampu mencukupi kebutuhan hingga Oktober 2018. Sementara bulan berikutnya harus dipasok dari luar.

Safrudin Dwi Aprianto selaku Wakil Bupati Bungo membenarkan hal tersebut.

“Untuk kebutuhan beras di Kabupaten Bungo Januari-Oktober terpenuhi, tanpa menggunakan beras yang dipasok dari luar daerah,” katanya.

Dia mengatakan total produksi tahun ini 33.984 ton. Sedangkan kebutuhan hingga Oktober 30.048 ton. Kondisi ini membuat Bungo tidak memerlukan pasokan dari luar Bungo untuk batas Oktober.

“Masih lebih 3 ton lebih,” ungkap Dwi.

Meski demikian 3 ton beras tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Desember. Kebutuhan beras hingga Desember 2018 masih tersedia 17.176 ton.

Kabupaten Bungo kekurangan 13.239 ton untuk mencukupi kebutuhan hingga Desember. Pemkab Bungo terpaksa harus memasok dari luar daerah.

“Nah, ini menjadi PR kami, bagaimana ke depan stok beras kita tercukupi dan tidak harus lagi ketergantungan dan mengandalkan beras daerah lain,” tutupnya.

Sebelumnya dalam rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Bungo Periode II tahun 2018 yang digelar di Aula Cempaka Kuning Bappeda Bungo, Rabu (28/11), Safrudin juga membahas sejauh mana realisasi pelaksanaan program ketahanan pangan di Kabupaten Bungo.

Disisi lain, pernyataan terkait tidak adanya pasokan beras dari luar wilayah ini dibantah oleh Dody salah seorang toke beras. Toke yang menjual beras asal Sumatra Barat ini mengatakan beras dari luar cukup banyak masuk ke Kabupaten Bungo.

“Kalau dibilang tidak ada saya rasa itu bohong. Beras yang saya jual di datangkan dari Solok, Sumatra Barat. Dalam satu minggu saja masuk bisa hitungan ton,” ucap Dody.

Dody mengatakan, toke beras yang berasal dari Sumatera Barat tidak hanya dirinya. Ia memperkirakan dalam satu bulan, bisa mencapai puluhan ton beras yang didatangkan dari Sumatra Barat. Belum lagi dari wilayah lainnya.

“Distributor Tengek dan Berkat itu sekali masuk berasnya bisa mencapai puluhan ton. Semuanya berasal dari luar. Jadi kalau dibilang tidak ada beras dari luar, saya rasa itu salah,” tutupnya.

Sumber: http://jambi.tribunnews.com/2018/11/30/persediaan-tak-cukup-kabupaten-bungo-kekurangan-beras

Author: admin

Leave a Reply