PB. Sindang Asih menjadi fasilitator praktek pelatihan pengambilan contoh beras kementrian pertanian

  • Posted by: admin

Direktur utama PB. Sindag Asih (Ketiga dari kiri) menerima kunjungan peserta pelatihan pengambilan contoh beras Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dari berbagai provinsi di Indonesia

Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan sebuah kebutuhan di era informasi yang kian pesat saat ini. Dalam menghadapi persaingan global, dibutuhkan para personil yang siap dalam menghadapi tantangan yang akan muncul. Dalam menghadapi tantangan diwaktu mendatang.

Khususnya dalam bidang pertanian, kementrian pertanian menggandeng MBRIO Training & Consulting mengadakan kegiatan pelatihan bagi para aparatur sipil Negara yang berasal dari dinas pertanian tanaman pangan holtikultura dan peternakan di tingkat provinsi pada tanggal  08 Mei 2018 sampai dengan 10 Mei 2018.

Pelatihan yang bertujuan untuk menyiapkan tenaga Pembina yang berasal dari instansi pertanian agar dapat memiliki kemampuan untuk mengambil contoh dari komoditas beras yang saat ini tengah hangat dibicarakan. Pengambilan contoh (sampel) yang tepat akan menghasilkan hasil pengujian yang akurat dan merepresentasikan kondisi secara keseluruhan dari batch yang diproduksi, sehingga hasil pengujian yang didapatkan lebih akurat.

Sindang Asih yang ditunjuk sebagai fasilitator tempat praktek dalam pengambilan contoh beras merasa bangga dapat memberikan gambaran kondisi yang dihadapi di lapangan. Dengan ketersediaan fasilitas produksi yang lengkap didukung oleh gudang penyimpanan yang terintegrasi dari mulai penyimpanan gabah, padi, beras bahan baku hingga produk jadi mendukung kegiatan dapat dilaksanakan secara lancar.

Pada kesempatan itu juga, Direktur Utama PB. Sindang Asih, Bapak Johan Harianto turut menjelaskan berbagai produk yang diproduksi oleh PB. Sindang Asih, salahsatunya yaitu produk beras Pandan Wangi Asli yang berasal dari Cianjur. Dijelaskan pula pada kesempatan yang sama beberapa perbedaan mengenai beras Pandan Wangi asli dari Cianjur dan beras aromatik beraroma pandan yang saat ini banyak beredar.

Dengan dijelaskannya perbedaan tersebut, kami harapkan dengan diberikannya pengetahuan tersebut dapat menambah wawasan dari para peserta dan dapat menjadi bahan evaluasi di lapangan.

Author: admin

Leave a Reply