Lewati Natal dan Tahun Baru, Harga Beras di Banyumas Stabil

Lewati Natal dan Tahun Baru, Harga Beras di Banyumas Stabil

  • Posted by: admin

Pedagang beras di pasar tradisional. (GATRA/Ridlo Susanto/ar)

Banyumas, Gatra.com – Harga beras di pasaran umum wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah relatif stabil sejak November hingga melewati Natal dan tahun baru 2019 ini. Stabilitas harga ini terjadi baik pada beras kualitas medium maupun premium.

Ketua Asosiasi Perberasan Banyumas (APB) Fatkhurohman mengatakan, sejak November 2018 harga beras hanya naik maksimal Rp500 per kilogram. Bahkan, harga beras medium hanya naik sebesar Rp200 per kilogram.

“Kalau di produsen itu antara Rp9.500 sampai Rp10 ribu per kilogram,” katanya, Rabu (2/1).

Menurut dia, kenaikan tipis itu menunjukkan bahwa ketersediaan beras dan gabah di Banyumas hingga saat ini cukup. Meski sudah berkurang jauh akan tetapi dia menyebut petani masih menyimpan gabah yang kadang dijual untuk berbagai keperluan.

Selain itu stabilitas ini juga dipengaruhi oleh operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog Sub-Divre Banyumas yang dilakukan sejak November 2018.

“Ya, sementara masih stabil. Karena dari Bulog itu kan kemarin mengeluarkan beras untuk operasi pasar,” ujarnya.

Saat ini, harga beras kualitas medium berkisar Rp9.500 – Rp10 ribu per kilogram dari produsen atau pengusaha penggilingan padi. Adapun beras premium, dijual dengan harga antara Rp10.500 hingga Rp11 ribu dari produsen. Beras itu akan diecerkan dengan margin sekitar Rp1.000-Rp1.500 ke konsumen.

Dengan begitu, harga beras medium di tingkat pengecer berkisar antara Rp10.500 hingga Rp11 ribu per kilogram. Adapun beras premium dijual dengan harga Rp12 ribu – Rp12.500 per kilogram.

“Kalau di tingkat eceran sekitar Rp10.500 sampai Rp11 ribu per kilogram. Kenaikan hanya antara Rp200 sampai Rp500 per kilogram,” imbuhnya.

Lebih lanjut Fatkhurrohman mengemukakan, pada awal operasi pasar, Bulog membatasi penjualan ke masing-masing pedagang hanya lima ton. Akan tetapi, mendekati pergantian tahun, tiap pedagang bisa mengambil beras dengan jumlah tak dibatasi.

Menurut dia, ketersediaan beras yang berlimpah itu membuat harga beras di Banyumas tetap stabil.

Dia menambahkan, harga gabah di tingkat petani juga hanya naik tipis terhitung sejak November 2018 lalu. Maksimal hanya naik Rp500 per kilogram. Sebelumnya, harga gabah maksimal Rp6.000 per kilogram. Kini, harga gabah berkisar Rp6.200 – Rp6.300 per kilogram.

Sumber: https://www.gatra.com/rubrik/nasional/pemerintahan-daerah/377055-Lewati-Natal-dan-Tahun-Baru-Harga-Beras-di-Banyumas-Stabil

Author: admin

Leave a Reply