Harga Beras Premium Turun, Beras Kualitas Medium Justru naik

Harga Beras Premium Turun, Beras Kualitas Medium Justru naik

  • Posted by: admin

BERAS di Gudang Bulog.* /DOK. PR

PIKIRAN RAKYAT – Akhir tahun, harga beras kualitas premium di Jawa Barat menunjukkan penurunan.

Akan tetapi, perubahan harga di beras kualitas premium tersebut tidak terjadi pada beras kualitas medium yang justru menunjukkan peningkatan.

Dari survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, tercatat harga beras di tingkat penggilingan selama Desember 2019 naik dibandingkan harga pada November 2019.

Jika dibandingkan posisi yang sama pada 2018, harga beras premium di tingkat penggilingan pada Desember 2019 relatif masih lebih rendah.

Kepala BPS Jawa Barat Dody Herlando mengatakan, pada Desember 2019, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan Rp 10.209 per kilogram atau turun 0,37% dari Rp 10.246 per kilogram.

Harga beras kualitas medium naik 0,44% dibandingkan harga bulan sebelumnya menjadi Rp 10.085 per kilogram dari sebelumnya Rp 10.041 per kilogram.

Sementara dari observasi yang dilakukan di 60 kecamatan dengan jumlah observasi sebanyak 141 transakis tersebut tidak ditemukan adanya beras dengan kualitas rendah.

“Dibandingkan Desemeber 2018, harga beras di penggilingan pada Desember 2019 mengalami beberapa perubahan. Untuk kualitas premium turun 1,60% sedangkan kualitas medium turun 0,90%,” ujarnya di Bandung.

Sejalan dengan perkembangan harga beras ditingkat penggilingan, Dody memaparkan, harga gabah juga tercatat menunjukkan penurunan.

Selama Desember 2019, harga rata-rata Gabah Kering Panen (GKP) ditingkat petani Rp 5.269 perkilogram atau turun 1,14% dibandingkan November.

Sementara GKP ditingkat penggilingan turun 1,35% menjadi Rp 5.390 per kilogram.

Harga Gabah Kering Giling (GKG) di tingkat petani naik 0,93% dari Rp 5.776 menjadi Rp 5.830 per kilogram.

GKG ditingkat penggilingan naik 0,94% dari Rp 5.934 menjadi Rp 5.990 per kilogram.

“Untuk Gabah Kualitas Rendah baik di tingkat petani maupun di tingkat penggilingan tidak mengalami perubahan harga jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” ujar Dody.

Dody mengatakan, selama September 2019, BPS memantau 226 transaksi melalui Survei Monitoring Gabah di Jabar yang tersebar di 18 Kabupaten.

Untuk transaksi GKP 134 observasi (59,29%), transaksi GKG 63 observasi (27,88%) dan transaksi Gabah Kualitas Rendah 29 observasi (12,83%).

Dari hasil pengamatan, harga transaksi GKP di tingkat petani yang terendah Rp 4.285 per kilogram terjadi di Kabupaten Bogor (1 observasi), dengan harga di tingkat penggilingan Rp 4.570,00 per kilogram. Harga transaksi GKP tertinggi di tingkat petani Rp 6.300 per kilogram dijumpai di Kabupaten Majalengka (2 observasi), dengan harga di tingkat penggilingan Rp 6.400 per kilogram.

Untuk transaksi GKG harga transaksi di tingkat petani rata-rata Rp 5.830 per kilogram.

Harga GKG petani terendah Rp. 5.000 per kilogram dijumpai di Kabupaten Bandung (3 observasi).

Harga GKG petani tertinggi Rp 6.100 per kilogram dijumpai di Kabupaten Indramayu (2observasi).***

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/ekonomi/pr-01330145/harga-beras-premium-turun-beras-kualitas-medium-justru-naik?page=all

Author: admin

Leave a Reply