Cadangan Beras di Kota Salatiga Aman hingga Juni 2020, Dance : Jaga Stok dan Harganya

Cadangan Beras di Kota Salatiga Aman hingga Juni 2020, Dance : Jaga Stok dan Harganya

  • Posted by: admin

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit (tengah) saat sidak gudang gabah di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Kamis (26/3/2020). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA – Mengantisipasi kelangkaan beras menyusul mewabahnya virus Corona (Covid-19) DPRD Kota Salatiga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa gudang gabah di Kota Hati Beriman, Kamis (26/3/2020).

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan dari hasil sidak yang dilakukan stok pangan terutama beras dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk sampai sekarang ini sampai akhir Maret kami pastikan aman, bahkan hingga Juni 2020.

Kemudian yang kami ingatkan stok supaya dijaga tetap ada begitu juga harga jualnya,” terangnya kepada Tribunjateng.com, di Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) Prima Agung, Dukuh Legok Rt 1/Rw 6, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Kamis (26/3/2020)

Menurut Dance, stok gabah yang tersimpan pada beberapa gudang pangan di Salatiga sekitar 7,5 ton dengan kondisi siap untuk digiling.

Ia menambahkan, sedangkan yang belum dipanen diperkirakan mencapai sekitar 5 ribu ton lebih.

Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir dan kemudian beramai-ramai membeli beras dalam jumlah besar.

“Jadi kami siap, yang menjadi perhatian ini harga dan barang harus terus stabil termasuk kualitas berasnya.

Maka, kami sampaikan kepada pengelola gudang agar tidak melayani pembelian dengan jumlah besar dari luar,” katanya

Dikatakannya, pengelola gudang supaya pula mulai sekarang membatasi pembelian beras dari pedagang agar stok selalu dalam kondisi aman.

Jika stok berkurang dikhawatirkan bakal memicu pergerakan harga dipasaran.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Salatiga Nunuk Dartini menjelaskan kebutuhan pangan dalam setahun mencapai sekitar 16 ribu ton per tahun.

Pihaknya menyatakan, dengan stok yang ada tidak menjadi kendala karenanya sejumlah petani dalam waktu dekat akan memasuki masa panen.

“Cadangan pangan kita juga tidak hanya beras, tapi ada jagung dan umbi-umbian.

Petani juga tidak terpengaruh adanya virus Covid-19.

Hanya proses distribusi ini akan kami awasi terus,” ujarnya

Nunuk mengungkapkan harga beras jenis pandan wangi saat ini dijual perkilogram Rp 13 ribu, sedangkan jenis C4 dihargai Rp 10 ribu dengan jumlah penduduk Kota Salatiga berkisar 195 ribu orang.

Kemudian lanjutnya dalam setahun petani dapat menghasilkan sekitar 11 ribu ton dengan masa panen dua kali.

Selain disuplai dari petani Salatiga sebagain didapat dari Kabupaten Semarang.

“Kami ada empat gudang tersebar pada empat kecamatan dengan rata-rata kemampuan daya tampungnya berkisar 100 ton.

Jadi kami pastikan beras ini aman, dan soal naik turun harga akan kami pantau terus,” jelasnya (ris)

Sumber : https://jateng.tribunnews.com/2020/03/26/cadangan-beras-di-kota-salatiga-aman-hingga-juni-2020-dance-jaga-stok-dan-harganya?page=all

Author: admin

Leave a Reply