2020, Diprediksi Indonesia Tidak Impor Beras

2020, Diprediksi Indonesia Tidak Impor Beras

  • Posted by: admin

Ilustrasi Pedagang beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkirakan tahun ini Indonesia tidak impor beras, lantaran produksi dalam negeri melimpah, bahkan surplus 3,3 juta ton.

Dirjen Tanaman Pangan Kementan Suwandi mengatakan, produksi padi tahun ini ditargetkan mencapai 59,15 juta gabah kering giling (GKG) atau setara beras 33 juta ton. Produksinya naik 8,3 persen dari tahun 2019 sebesar 54,60 juta ton GKG.

Adapun luas panen padi tahun ini seluas 11,28 hektare (ha) dengan produktivitas 5,2 ton per ha. Ini jug a mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya 10,68 juta ha dan produktivitas 5.1 ton per ha.

“Target produksi padi tahun 2020 sebesar 59,15 juta ton GKG. Ini meningkat baik dari luas tanam, luas panen dan produktivitas padinya,” kata dia di Gedung DPR, Selasa (17/2).

Suwandi mengungkapkan, produksi beras tahun ini sekitar 33 juta hingga 34 juta ton, kebutuhan dalam negeri sebanyak 29,7 juta ton. “Artinya ada surplus beras sekitar 3,3 juta ton. 2020 diprediksi tidak ada impor beras,” ujar dia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2019 produksi beras mencapai 31,31 juta ton, atau mengalami penurunan sebanyak 2,63 juta ton dibandingkan tahun 2018 sebesar 33,94 juta ton

Kepala BPS Kacuk Suhariyanto menyebutkan, luas panen padi pada 2019 diperkirakan sebesar 10,68 juta ha, mengalami penurunan sebanyak 700,05 ribu ha atau 6,15 persen dibandingkan tahun 2018 mencapai 11,38 juta ha.

Namun kata dia, tahun 2019 Indonesia mengalami surpus beras sebesar 1,53 juta ton. Sedangkan tahun sebelumnya surplus beras mencapai 4,37 juta ton dari kebutuhan nasional 29,6 juta ton per tahun.

Sumber : https://indonesiainside.id/ekonomi/2020/02/19/2020-diprediksi-indonesia-tidak-impor-beras

Author: admin

Leave a Reply